Desa Bagik Manis merupakan salah satu dari 11 (Sebelas) Desa di wilayah Kecamatan Sambelia kabupaten Lombok Timur yang berada di bagian tengah wilayah kecamatan, dengan letak geografis berada pada koordinat 116°, Bujur Timur dan 8° Lintang Selatan.
Desa Bagik Manis memiliki wilayah seluas 1.272,65 Ha. atau seluas 12,72 KM2, dari sisi geografis berbatasan dengan :
Berdasarkan topografi Desa Bagik Manis berada di wilayah dataran tinggi, dengan ketinggian rata-rata 78 m di atas permukaan laut, dan tingkat kemiringan lereng antara 10-12%. Keberadaan daratan sebagian besar merupakan areal hutan dan areal pertanian, oleh karena itu Desa Bagik Manis berkategori Desa Agraris, dengan sumber pengairan dari Kokok Sambelia (Aik Kalak).
Secara administratif Desa Bagik Manis terbagi dalam 5 (lima) wilayah Dusun dengan status definitif, yaitu :
- Tanah Pecatu : 1 buah 0,80 Ha.
- Tanah Kas Desa : 2 buah 0,14 Ha.
- Tanah Desa lainnya : - buah - Ha.
J u m l a h : 1.272,65 Ha
Jumlah Penduduk Desa Bagik Manis per 31 Desember 2019 sebanyak 2.927 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga ( KK ) sebanyak 894 KK, dengan sebaran Penduduk masing – masing Dusun adalah sebagai berikut :
|
NO |
NAMA DUSUN |
JML KK |
JUMLAH PENDUDUK |
KET |
||
|
LAKI2 |
WANITA |
TOTAL |
||||
|
1 2 3 4 5 |
Dasan Bagik Dalam Dasan Bagik Lauk Dasan Bagik Luar Dasan Bagik Tengak Dasan Bagik Daya |
209 189 218 102 176 |
300 300 347 182 310 |
332 285 364 171 336 |
632 585 711 353 646 |
|
|
T O T A L |
894 |
1.439 |
1.488 |
2.927 |
|
|
Jumlah Mutasi atau mobilitas penduduk Desa Bagik Manis yang terjadi selama Tahun 2019
|
No |
MUTASI |
KELAMIN |
Total |
Ket |
|
|
Laki -Laki |
Perempuan |
||||
|
1 |
Lahir |
12 |
14 |
26 |
|
|
2 |
Datang |
20 |
28 |
48 |
|
|
3 |
Meninggal |
3 |
4 |
7 |
|
|
4 |
Pindah |
9 |
19 |
28 |
|
|
5 |
Jumlah Penduduk Bertambah |
32 |
42 |
74 |
|
|
6 |
Jumlah Penduduk Berkurang |
12 |
23 |
35 |
|
- 00 – 01 Tahun : 26 orang
- 01 – 05 Tahun : 250 orang
- 06 – 15 Tahun : 574 orang
- 16 – 21 Tahun : 348 orang
- 22 – 59 Tahun : 1561 orang
- 60 tahun keatas : 168 orang
- Sekolah Dasar : 946 orang
- SLTP / Sederajat : 342 orang
- SLTA / Sederajat : 233 orang
- S1/Diploma : 48 orang
- Putus Sekolah : 0 orang
- Buta Huruf : 100 orang
- Pondok Pesantren : 17 orang
- Sekolah Luar Biasa ( SLB ) : - orang
- Pendidikan Keagamaan : 87 orang
- Kursus / Keterampilan : 20 orang
- Lain – Lain : - orang
- Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) : 8 orang
- T N I / Polri : 5 orang
- Bidan / Perawat : 7 orang
- Swasta : 5 orang
Struktur perekonomian Desa Bagik Manis sepertinya belum menunjukkan perubahan yang signifikan karena faktor pertumbuhan ekonomi regional yang cenderung fluktuatif, sehingga belum memberi ruang positif bagi pergeseran struktur ekonomi pedesaan yang relevan dengan perkembangan zaman, karena itu menjadi sebuah kewajaran apabila struktur perekonomian Desa Bagik Manis menjadi stagnan atau belum mengalami perubahan berarti terhadap pengembangan ekonomi yang bervariasi.
Adapun struktur ekonomi Desa Bagik Manis pada tahun terakhir terdiri dari : sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perdagangan, industri pengolahan dan angkutan. Sedangkan potensi ekonomi unggulan yang paling dominan dalam struktur perekoniman Desa Bagik Manis adalah sektor pertanian.
Perekonomian masyarakat Desa Bagik Manis pada umumnya masih tergolong rendah, terlihat dari tingkat ekonomi keluarga yang mayoritas dalam kategori Pra Sejahtera dan Sejahtera 1. Sehingga senantiasa dilakukan berbagai upaya untuk mendorong terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, dengan melakukan langkah-langkah strategis yaitu berupaya mendorong terciptanya kondisi dan iklim usaha yang kondusif sehingga dapat menunjang kelancaran perekonomian masyarakat yang berkesinambungan, sedangkan faktor penunjang yang tidak kalah pentingnya adalah dengan melakukan pembangunan sarana dan prasarana perekonomian yang memadai. Oleh karena itu Kepala Desa Bagik Manis senantiasa membina dan memotivasi kegiatan pembangunan prasarana ekonomi desa, kemudian berupaya melakukan pembangunan sarana transportasi, baik berupa Jalan Desa maupun Jalan Usaha Tani, sehingga diharapkan dapat memacu perkembangan ekonomi masyarakat Desa.
Adapun tingkat ekonomi keluarga berdasarkan jumlah Kepala Keluarga (KK) di masing-masing dusun adalah sebagai berikut :
|
N0 |
NAMA DUSUN |
TINGKAT EKONOMI KELUARGA |
KET |
||||
|
Pra KS |
KS 1 |
KS 2 |
KS 3 |
KS 3 Plus |
|
||
|
1 |
Dasan Bagik Dalam |
114 |
30 |
41 |
20 |
4 |
|
|
2 |
Dasan Bagik Lauk |
107 |
33 |
27 |
19 |
3 |
|
|
3 |
Dasan Bagik Luar |
115 |
56 |
26 |
19 |
2 |
|
|
4 |
Dasan Bagik Tengak |
62 |
26 |
7 |
6 |
1 |
|
|
5 |
Dasan Bagik Daya |
94 |
50 |
24 |
5 |
3 |
|
|
T O T A L : |
492 |
195 |
125 |
69 |
13 |
|
|
Tabel : Kontribusi Pendapatan Masyarakat Terhadap PDRB Desa Bagik Manis
Menurut Lapangan Usaha.
|
NO |
LAPANGAN USAHA |
TAHUN 2018 |
TAHUN 2019 |
KET |
|
1 |
PERTANIAN |
3.896.137.400 |
4.519.519.300 |
16 % |
|
2 |
PERKEBUNAN |
90.745.000 |
84.392.800 |
- 7 % |
|
3 |
PETERNAKAN |
151.232.000 |
155.012.800 |
2,5 % |
|
4 |
PERDAGANGAN |
258.754.000 |
268.069.100 |
3.6 % |
|
5 |
INDUSTRI PENGOLAHAN |
12.865.000 |
12.993.600 |
1 % |
|
6 |
ANGKUTAN |
410.246.000 |
348.709.000 |
-15 % |
|
T O T A L : |
4.819.979.400 |
5.388.696.600 |
|
|
Tabel : Data Kelembagaan Ekonomi di Wilayah Desa Bagik Manis
|
NO |
JENIS LEMBAGA EKONOMI |
TAHUN 2018 |
TAHUN 2019 |
KET |
|
1 |
PASAR UMUM |
- |
- |
|
|
2 |
KOPERASI / SEJENISNYA |
1 |
1 |
|
|
3 |
BUMDes |
1 |
1 |
|
|
4 |
TOKO / KIOS |
51 |
54 |
|
|
5 |
WARUNG MAKAN |
- |
- |
|
|
6 |
ANGKUTAN UMUM |
19 |
19 |
|
|
7 |
PANGKALAN OJEK |
1 |
1 |
|
|
T O T A L : |
71 |
74 |
|
|
Kondisi sosial budaya masyarakat ditunjukkan dengan masih rendahnya kualitas sumber daya manusia ( SDM ) serta cenderung masih kuatnya budaya paternalistik. Meskipun demikian pola budaya seperti ini dapat dikembangkan sebagai kekuatan dalam pembangunan yang bersifat mobilisasi masa positif. Disamping itu masyarakat Desa Bagik Manis yang cenderung memiliki sifat ekspresif, agamis dan terbuka dapat dimanfaatkan sebagai pendorong budaya transparansi dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.
Munculnya masalah kemiskinan dan kurangnya lapangan pekerjaan sangat berpengaruh terhadap pendapatan per kapita penduduk, sehingga faktor kemiskinan masih menjadi kendala dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Tetapi masyarakat Desa Bagik Manis memiliki tipe pekerja ulet dan tekun sehingga sedapat mungkin bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Desa Bagik Manis memiliki latar belakang budaya yang dipengaruhi oleh etnis dan agama, dimana nilai – nilai Islam telah mampu memadukan kehidupan beragama dan telah menjadi nilai tersendiri dalam melakukan selektifitas terhadap nilai yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, bahkan sangat terbuka dalam menghadapi perubahan dan semangat zaman.
Desa Bagik Manis memiliki Sumber Daya Alam yang sangat mendukung dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Desa Bagik Manis memiliki sumber daya alam terdiri atas sumber daya lahan pertanian dan sumber daya hutan. Pengelolaan sumber daya alam ini masih terbatas pada pengelolaan secara tradisonal karena masih kurangnya sumber daya manusia yang memadai dan permodalan yang terbatas.
Kemudian pembinaan kearah prilaku hidup sehat menjadi kegiatan yang senantiasa dilakukan, bahkan menjadi salah satu program kerja tahunan Pemeriantah Desa Bagik Manis dalam rangka mewujudkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat, karena sesungguhnya kesehatan merupakan sumber segala-galanya dalam menjalankan aktifitas kehidupan. Sebagai konsekwensinya maka Pemerintah Desa Bagik Manis selalu menggerakan kegiatan kebersihan lingkungan secara gotong royong, meningkatkan sarana air bersih di setiap dusun, mendorong peningkatan pelayanan Posyandu, memotivasi peningkatan pembangunan perumahan layak huni, dan lain-lain kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan prilaku hidup sehat.
Upaya membina dan mendorong peningkatan mutu pendidikan juga menjadi kegiatan rutin Pemerintah Desa Bagik Manis bersama masyarakat setempat, hal ini dimaksudkan sebagai motivasi dan daya dorong gairah masyarakat dalam mendukung kegiatan proses belajar mengajar dan peduli terhadap dunia pendidikan.
Tabel : Data Tingkat Pendidikan Penduduk
|
NO |
TINGKAT PENDIDIKAN |
TAHUN 2018 |
TAHUN 2019 |
KET |
|
1 |
BUTA HURUF |
100 orang |
100 orang |
|
|
2 |
TIDAK TAMAT SD / SEDERAJAT |
515 orang |
474 orang |
|
|
3 |
TAMAT SD / SEDERAJAT |
1.045 orang |
946 orang |
|
|
4 |
TAMAT SLTP / SEDERAJAT |
235 orang |
342 orang |
|
|
5 |
TAMAT SLTA / SEDERAJAT |
176 orang |
233 orang |
|
|
6 |
TAMAT D1 |
1 orang |
1 orang |
|
|
7 |
TAMAT D2 |
6 orang |
5 orang |
|
|
8 |
TAMAT D3 |
8 orang |
11 orang |
|
|
9 |
TAMAT S1 |
30 orang |
32 orang |
|
Tabel : JUMLAH PRASARANA PENDIDIKAN
|
NO |
JENIS PRASARANA PENDIDIKAN |
TAHUN 2018 |
TAHUN 2019 |
KET |
|
1 |
SLTA / SEDERAJAT |
1 |
1 |
|
|
2 |
SLTP / SEDERAJAT |
- |
- |
|
|
3 |
SD / SEDERAJAT |
1 |
1 |
|
|
4 |
TK / PAUD |
1 |
1 |
|
|
5 |
PENDIDIKAN AGAMA |
14 |
14 |
|
|
6 |
KURSUS / SEJENISNYA |
1 |
- |
|
|
T O T A L : |
18 |
17 |
|
|
Infrastruktur merupakan pemicu pembangunan suatu wilayah serta sebagai roda penggerak pertumbuhan ekonomi dan pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan sektor transportasi perdesaan merupakan merupakan tulang punggung pola distribusi baik barang maupun penumpang. Selain itu infrastruktur lainnya seperti ketersediaan sarana perumahan yang layak huni, air minum dan sanitasi secara luas dan merata serta pengelolaan sumberdaya air yang berkelanjutan menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat.
Keadaan infrstruktur transportasi perdesaan berupa jalan desa / jalan usaha tani dan bok deker banyak diusulkan oleh Pemerintah Desa kepada pihak yang berkompeten, tapi hingga tahun ini masih banyak yang belum terealisasi. Hal itu dilakukan Pemerintah Desa karena terbatasnya anggaran yang dikelola oleh Desa, sehingga sampai saat ini kondisi sarana transportasi tersebut banyak yang rusak dan tentunya memerlukan banyak perhatian kedepan.
Data Sarana Transportasi :
Untuk mendukung sektor pertanian telah dilaksanakan berbagai upaya untuk menyediakan atau mengadakan infrastrukur irigasi melalui berbagai terobosan program dari berbagai pihak yang berkompeten. Adapun infrastruktur irigasi yang ada di Desa Bagik Manis keadaan tahun 2018 terdiri dari :
Keseluruah infrastrukur irigasi tersebut mampu memberikan pelayanan irigasi terhadap lahan pertanian seluas 348,84 Ha.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih telah pula tersedia jaringan air bersih perpipaan yang dikelola oleh kelompok masyarakat dalam bentuk PAMDes (Perusahaan Air Munim Desa) yang dibangun pada tahun 2016 yang dikelola oleh masing-masing KPA setiap Dusun dengan jumlah konsumen yang terus mengalami peningkatan. Adapun jumah KPA di Desa Bagik Manis sebanyak 3 (tiga) Kelompok , terdiri dari :
Dalam hal peningkatan kesehatan lingkungan dan penataan pemukiman penduduk maka Pemerintah Desa telah berupaya melakukan peningkatan infrastruktur berupa pembangunan saluran drainase dan SPAL (Saluran Pembuangan Air Limbah) di semua dusun, terutama di prioritaskan pada area genangan air pada jalan lingkungan yang ada di dusun, disamping itu juga telah melakukan program pembangunan rabat beton (trotoar) di semua dusun. Adapun program penyehatan lingkungan tersebut dilakukan dengan dukungan dana program ADD (Alokasi Dana Desa) dan DD (Dana Desa) yang diperoleh setiap tahun.
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa telah mengubah konstruksi desa kedepan yaitu maju, mandiri dan sejahtera tanpa kehilangan jati dirinya, sehingga Desa menemukan filosofisnya sebagai pondasi negara bagi Bangsa Indonesia. Hal ini memberi ruang bagi Pemerintah untuk menempatkan Desa sebagai subyek pembangunan, dan menjadikan Desa sebagai ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Bagik Manis telah berhasil dilaksanakan dengan cukup baik, terpadu dan terarah sesuai dengan harapan bersama baik Pemerintah maupun masyarakat pada umumnya, semua itu dilaksanakan demi terwujudnya peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat yang lebih baik.
Perangkat Desa merupakan pembantu Kepala Desa dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dibidang penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan, terdiri dari unsur sekretariat desa, pelaksana kewilayahan dan pelaksana teknis. Dalam hal ini Kepala Desa Bagik Manis senantiasa melakukan pembinaan, motivasi, pengawasan dan pemberdayaan serta pemantauan kinerja Perangkat Desa.
Keutamaan faktor Sumber Daya Manusia yang tinggi pada Perangkat Desa menjadi penting karena fungsinya sebagai penunjang utama kelancaran jalanya penyelenggaraan pemerintahan. Atas dasar itu maka dalam menjalankan tugas dan wewenangnya Kepala Desa Bagik Manis selama tahun 2018 dapat berjalan dengan baik, lancar, efisien dan berdaya guna, karena masing – masing Perangkat Desa telah dapat meningkatkan kinerjanya berdasarkan SDM yang dimiliki sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (TUPOKSI) masing – masing Perangkat Desa.
Data Perangkat Desa Bagik Manis tahun 2019 sebagai berikut :
|
NO |
N A M A |
PENDIDIKAN |
JABATAN |
KET |
|
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 |
SUARDI BOBI SINAR RINJANI ENDANG FITRIANTI LUKFITA SEPTIANA WINDRAWATI BUDI SASMIKA SUHAEDI ARI ARDIANTO HARUN KAHARUDIN OPAL ADI SAPUTRA
|
SMA SMA SMA SMA SMA SMA SMP SMA SMA SMA SMA |
Kasi Pemerintahan Kasi Kesra Kasi Pelayanan Kaur Keuangan Kaur Tatum Kaur Perencanaan Kepala Dusun Kawil. Dusun Dasan Bagik Luar Kawil. Dusun Dasan Bagik tengak Kawil. Dusun Dasan Bagik Lauk Kawil. Dasan Bagik Dalam |
|
Selain komponen perangkat desa, elemen terpenting sebagai mitra penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Bagik Manis adalah keberadaan Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ). Adapun lembaga desa tersebut sangat dibutuhkan peran serta dan aktifitasnya dalam pelaksanaan pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan desa.
Data Anggota BPD Desa Bagik Manis tahun 2019 sebagai berikut :
|
NO |
N A M A |
PENDIDIKAN |
JABATAN |
KET |
|
1 2 3 4 5 |
SADARUDIN IBRAHIM SULAIMAN, S.Pd SUFIATUN SUSANTO |
SMA SMA SMA SMA SMA |
K E T U A WAKIL KETUA SEKRETARIS ANGGOTA ANGGOTA |
|
B.1. EVALUASI KINERJA RPJM DESA
Berdasarkan hasil pelaksanaan pembangunan desa pada tahun 2018 dan prediksi tahun berjalan yaitu tahun 2019 dikaitkan dengan target serta sasaran utama yang ingin dicapai dalam RPJM Desa 2018-2024, diuraikan berdasarkan program pembangunan terkait dengan 3 Misi Desa Bagik Manis yang diuraikan kedalam 3 (tiga) tujuan pembangunan dalam RPJM Desa 2018-2024 yaitu:
Hasil pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) pada tahun 2018 dan triwulan III tahun 2019, dirumuskan berdasarkan indikator kinerja pembangunan desa yang telah dicapai, dikaitkan dengan Misi dan tujuan pembangunan desa sebagaimana yang tertuang dalam RPJM Desa tahun 2018-2024 dapat diuraikan sebagai berikut:
Misi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, tanggung jawab, keterlibatan dan peran aktif masyarakat dalam proses pembangunan desa menuju kemandirian dengan kwalitas hidup yang sejahtera.
Dalam perjalanan proses pelaksanaan pembangunan selama ini telah banyak melibatkan peran aktif masyarakat setempat terutama dalam menentukan tingkat prioritas program pembangunan. Hal itu dilakukan melalui pendekatan dan pembinaan kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama, pemberdayaan lembaga-lembaga kemasyarakatan desa dalam menangani program kegiatan pembangunan, meningkatkan peran aktif masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa, sehingga pelaksanaan pembangunan selalu berdasarkan kebutuhan bukan keinginan dan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sendiri
Misi ini bertujuan untuk membantu menyediakan fasilitas dan lokasi pembangunan sarana pendidikan, kesehatan dan keagamaan, agar sarana dan prasarana dimaksud dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Tujuan lainnya adalah mengupayakan peningkatan keamanan, ketertiban dan ketenteraman hidup masyarakat dalam nuansa yang berbudaya.
Untuk mewujudkan misi ini maka pada tahun 2018 Pemerintah Desa Bagik Manis hanya mampu berbuat secara moril dengan lebih banyak mendorong kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan masalah-masalah sosial, memberikan dukungan aktif terhadap pelaksanaan program peningkatan kesejahteraan masyarakat dari Pemerintah dan Pemerintah Daerah, memberikan daya dukung terhadap kebutuhan informasi, koordinasi dan administrasi, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program pendidikan dan kesehatan dalam rangka memenuhi kebutuhan dasarnya, mengupayakan peningkatan sistem keamanan lingkungan dengan melibatkan peran serta masyarakat, mendorong terbentuknya lembaga-lembaga keagamaan sebagai pusat transformasi pemahaman dan pengamalan ajaran agama, dan lain-lain kegiatan yang mengarah pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sedangkan secara fisik berupa infrastruktur dan pengadaan sarana prasarana dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat secara riil, maka Pemerintah Desa Bagik Manis tentu memiliki banyak keterbatasan dari aspek ketersediaan anggaran, sehingga belum mampu berbuat lebih banyak dalam penyediaan layanan yang berbasis material kecuali hanya dalam bentuk operasional dan dukungan moral
Misi ini bertujuan untuk membantu upaya terpenuhinya kwalitas dan kwantitas kebutuhan dasar yang layak bagi masyarakat, membantu meningkatkan sarana dan prasarana pendukung ekonomi masyarakat terutama sarana dan prasarana transportasi, serta berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Desa ( PADes ) untuk menunjang kegiatan program pembangunan Desa.
Dalam melaksanakan misi ini Pemerintah Desa Bagik Manis telah membentuk BUMDes Desa Bagik Manis dan memberikan modal setiap tahunnya yang diperguankan untuk Simpan Pinjam, sebagai akses bagi masyarakat dalam pengembangan usaha dan permodalan. Hal lainnya yang dilakukan Pemerintah Desa Bagik Manis adalah meningkatkan peran serta masyarakat melalui swadaya gotong royong dalam pembangunan pembukaan jalan baru, perbaikan sarana jalan desa dan gorong-gorong beton / deker serta pembangunan talud jalan. Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan akses perekonomian masyarakat terutama petani/ pekebun sehingga sedapat mungkin dapat memperlancar roda perekonomian masyarakat desa.
Dalam perjalanannya tentu Pemerintah Desa Bagik Manis memiliki keterbatasan anggaran sehingga masih banyak sarana prasarana transportasi dan perekonomian desa yang membutuhkan perhatian dan penanganan serius, sehingga menjadi program prioritas untuk ditangani kedepan.
B.2. EVALUASI KINERJA RKP DESA
Sebagai tolak ukur pelaksanaan program dan kegiatan yang tertuang dalam prioritas RKP Desa tahun 2018 dan RKP Desa tahun 2019, ditetapkan indikator kinerja pembangunan desa sebagai tolak ukur keberhasilan pencapaian visi misi Kepala Desa. Pencapaian indikator kinerja pembangunan desa ini perlu untuk selalu di evaluasi sebagai masukan untuk perbaikan pelaksanaan pembangunan Desa Bagik Manis kedepan. Adapun capaian indikator pembangunan pada tahun 2018 hingga tahun 2019 antara lain diuraikan sebagai berikut :
|
No |
INDIKATOR |
SUB INDIKATOR |
CAPAIAN |
|
|
2018 |
2019 |
|||
|
1 |
Pemerintahan |
Keberadaan gedung kantor |
1 |
1 |
|
Keberadaan gedung serbaguna |
- |
1 |
||
|
Keberadaan sekretariat BPD |
1 |
1 |
||
|
Jumlah Pendapatan Asli Desa |
22.000.000 |
29.000.000 |
||
|
2 |
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbangdes) |
Jumlah penduduk yang ikut dalam Musrenbangdes |
75 |
75 |
<
|
No |
INDIKATOR |
SUB INDIKATOR |
CAPAIAN |
|
|
2018 |
2019 |
<
|||